Kamis, 16 Juli 2009

catatan perjalanan simulasi horizontal dan vertikal di citatah 125





Catatan Perjalanan Simulasi Horizontal Dan Vertikal @ Citatah 125

Simulasi horizontal dan vertikal adalah salah satu latihan yang Add Imagediberikan kepada anggota muda gladi lanjut rock climbing KMPA Ganesha ITB.Tujuan dari latihan yang diberikan kali ini adalah untuk mengetahui, mengenal dan dapat menerapkan sistem pemanjatan tebing yang diberikan selama latihan.Secara garis besar latihan simulasi ini terdiri dari pengenalan jenis –jenis pengaman sisip dan masing- masing penggunaannya pada tebing,cara pengujian pengaman yang telah dipasang,dan pemasangan sling atau runner pada pengaman untuk kemudian menjadi gantungan pada tali pengaman yang dipasang pada pemanjat.

Latihan kali ini berlangsung di tebing citatah 125(Gunung Pabeasan) pegunungan kapur padalarang.Rencana keberangkatan sebelumnya adalah pada tanggal 4 juni 2009,tetapi gagal karena ada salah satu teman yang tidak bisa ikut oleh karena itu keberangkatan diputuskan tanggal 8 juni 2009, setelah evalusi self rascue di terowongan sunken, namun adalagi halangan yaitu teturela dediene (GM-014-XVIII) salah satu RC muda KMPA tidak dapat mengikuti kegiatan latihan ini jadi kami memutuskan untuk pergi bertiga saja terlebih dahulu yaitu Fakhrur Rahman (GM-006-XVIII),Freden Meihara(GM-008-XVIII),Gede Bayu(GM-009-XVIII),dengan didampingi kakak senior yaitu Bambang Pujono dan Brian Brama,setelah dengan kesepakatan bahwa Tetu akan menyusul ke citatah dsan mengejar materi yang tertinggal olehnya.

Untuk persiapan latihan kami bertiga menyusun semua perlengkapan yang akan dibutuhkan seperti perkengkapan pribadi,team,alat panjat,logistic ,bahan makanan untuk empat hari yaitu hari senin sampai kamis,karena semua telah dirasa cukup,baik dari alat panjat,tenda, trangia,dan bahan bakarnya ,maka paking2-an dimulai dengan mengisi carier yang kami bawa,yaitu carier porter(carier sigit) yang berisikan tenda,flysheet,bahan makanan,senter,dan lainnya, carier bambang yang berisikan,alat masak,tali-talian,alat panjat,dan lainnya, satu lagi yaitu seperti biasa bli bayu bawa carier tipu-tipu(hahahaha…) yang hanya berisikan sleeping bag,baju,sarung2an,dan semua yang ringan2 lah,kenapa barang yang rentan terhadap air diberikan kepada bli bayu? itu semua karena alasan flash back bli Bayu yang anti air dan kotoran, sehingga dapat dipastikan baju.,sleeping bag akan kering dari air.

Setelah paking selesai maka masuk keacara pemberangkatan ke citatah 125 oleh pak Alam Surya Pasemah ketua KMPA selaku team base camp juga, melepas kepergian kami untuk menuntut ilmu di tebing citatah125, keberangkatan kami ini menggunakan kendaraan yang irit pengeluaran yaitu menggunakan motor,total motor yang digunakan ada 3 yaitu motor Andi(motor nya dipakai karena ia sedang mengikuti latihan di subdivisinya yaitu Gunung Hutan),Bayu,Brian.waktu keberangkatan kami adalah pukul 23.00 Wib,dan waktu tempuh untuk sampai ketempat ujuan kira-kira ½ jam sehingga ka,mi sampai di citatah pukul 23.30 Wib,setelah sampai langsung bongkar carier,pasang tenda,flysheet, setelah terpasang semua kami bersiap untuk istirahat malam untuk menghadapi latihan esok hari, kami bertiga Freden,Rahman,Bayu tidur ditempat yang pali sepesial, flysheet,brian dan bambang di tenda.

Pagi pun telah datang,tapi kami bangun kesiangan pukul 08.00 Wib, sehingga untuk sarapan hanya menggunakan indomi rebus plus telur dengan sendoknya adalah cabang bambu dan cabang pohon seri agar pembagian indomie nya adil! Katanya. Selanjutnya latihan dilanjutan dengan pengenalan pengaman sisip dan penggunaannya pada tebing dengan melihat spot-spot tertentu yang terdapat pada tebing yang cocoknya dipakai alat pengaman sisip apa.latihan dimulai setelah sarapan yaitu 09.00 Wib pagi dimulai dengan raking terlebih dahulu, yaitu penyususan alat-alat panjat berupa pengaman sisip,seling,carabiner,dan lainnya pada tubuh kita untuk memudahkan kita dalam pemanhatan dan membuat agar perjalanan kita selama memanjat nyaman itulah intinya,satu lagi yang tak kalah penting yaitu agar pada saat mengambil alat dari tubuh kita tidak mbutukkan waktu yang lama agar pemanjatan dilakukan secara seeffektif dan senyaman mungkin.Latihan pengenaklan ini berdurasi selama 3 jam dari jam 9 sampai jam 12.00 siang,nah pada saat latihan banyak terjadi hal-hal yang aneh yaitu angle masuk celah,keluar jadi blade dan aneh lainnya tidak perlu disebutkan disini ok.latihan selama 3 jam ini kami manfaat kan sebaiknya untuk menambah pengetahuan kami bagai mana memasang pengaman sisip pada tebing,serta pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kekuatan pengaman yang terpasang di tebing apakah itu pengaman emas,perak,ataupun perunggu,sekarang sudah belangsung selama tiga jam dan waktu istirahat pun tiba,eh ternyata giri dan kanya telah datang menyusul dengan membawa penyegaran berupa minuman ,dan makanan ringan lainnya yang menambah tenaga untuk latihan berikutnya yaitu simulasi horizontal pertama dengan Freden(sebagai leader),Bayu (sebagai cleaner),Rahman(sebagai jumarer).laithan ini berlangsung selama 4 jam karenan untuk pertama kalinya dilakukan sehinggan banyak kesalahan dan kekeliruan yang terjadi apalagi untuk sanbg leader,yang kesulitan untuk menentukan piilihan pengaman sisip yang akan digunakan sehingga lebih sering menggunakan pengaman berupa piton dan kawan2 nya,karena itu si cleaner membutuhkan waktu yang lama untuk melepasnya.

Latihan pun untuk hari kedua selesai makanan tealah disediakan oleh mbak kanya yang baik hati dan tidak sombong, tertsapi untuk makanan berat dibeli dari warung bawah yang menyedikaan makanan dengan jharga 7000 rupiah(nasi goreng dan telor),setelah makan malam acara dilanjutkan untuk ngobrol santai,lawak2,canda2,sambil menunggu untuk evaluasi latihan hari ini,setelah ngobrol2 sani dating dari bandung membawa martabak panas untuk kami nikmkati,sehabisnya baru lah dimulai evaluasi,pada jam 23.00 Wib. Orang yang pertama menceritakan perjalanan latihan ini adalah leader yaitu saya sendiri,yang mewnceritakan semua tentan yang saya alami selama latihan tadi,mulai dari kesulitan menentukan jenis pengaman yang digunakan,pengujian pengaman yang jarang dilakukan,pemasangan alat pengaman yang berada di tempat kurang baik,perlakuan alat yang tidak baik,komunikasi antar pemanjat yang kurang,system instalasi yang masih lama untuk terpasangnya di dinding, dan masih berantakan,namun untuk di pitch ketiga semua telah terpasang dengan teratur dan baik,selasnjutnya adalah rahman yang menceritakan, seperti biasa diam seribu bahasa,lanjut ke bli bayu menceritakjan pengalamannya sebagai cleaner yang bersusah payah melepas pengaman karena kesalahan saya memasang pengamannya.hanya itu saja yang saya ingat di ceritakan olehnya.selanjutnya setelah kami menceritakan semua kelebihan dan kekurangan kami kakak Giri,Kanya,Bambang dan Brian memberikian banyak cara untuk mengatasi kekurangan kami tersebut baik dari lawakan yang mendidik sampai yang hanya nyampah saja,,hahahahahh

Hari ketiga, hari ini kami mulai dengan makan pagi,dan yang pertama bangun itu pada hari ini adalah saya, karena latihan ini di mulai pada jam 8 pagi,aku membuat teh,indomie rebus karena hanya itu yang ada pada saat itu,setelah semua selesai makan aku membangunkan bli bayu yang sebelumnya mengigau untuk menjadi leader (mimpi: pokoknya bessok akku yang jadi leader,dalam logat balinya), eh pagi lagi tenang2 ada seorang yang lari2 gakj jelas dating dari belakang flysheet,kirain ada penduduk setempat yang lagi ngejar celeng, eh tau nya si Gemen dasar oranhg naneh,datang2 langsung ketawa2 ga jelas,sambil cerita dia kemaren malam nonton sinetron melati untuk marvel,,hahahahah,. Katanya pereman eh tontonannya sinetron,,,(peace men).Cukup candajnya sekarang kita serius latihan kali ini masih simulasi horizontal dengan leader adalah bli bayu ,cleaner adalah brother rahman,aku sendiri sebagai jumarer dan jumar adalah bagian yang paling membosankan,panas2 ga jelas lah kerjaannya. Setelah semua alat selesai di raking maka diumulailah latihan ini teng,tung,keresek2,ting, bunyi dari pengaman sisip yang terpasang,bongggggggg,bunyi dari pergantian shift dari pekerja tambang b atu kapupr di citatah ,bli bayu dengan anorak kesayangannya dipakai di terik matahari alasannya adalah biar ga hitam(jadi cowo itu fred harus bersih,cool,rapi,ga jerawatan),entah apalkagi lah pembenaran yang dilakukan oleh bli bayu tersebut tapi yang ku tau adalah di masih tetap aja jomblo,hahahahhaha,,,,, jangan2 bli bayu ada incaran lagi(T..U),brother rahman lagi merenung sambil nge cleaner,entah apa lah yang dipikirkan olehnya,(I….N kah? Tapi di ada saingan lho kakak pembimbingnya sendiri,apakah dia mampu?tunggu di Tebing News selanjutnya!)sesudah semua selesai kami istirahat pada jam 12 hanya sebentar saja karena kami melanjutkan latihan langsung dengan roker pemain yaitu aku sebagai cleaner ,brother rahman sebagai leader,dan bkai bayu sebagai jumarer,yah, sama saja kejadiannyapajnas panas ga jelas,maksud saya yang ga jelas itu hanya panasnya,tapi latihannya tetap jelas dan dipahami dengan baik ,,, latihan ini kami akhiri pada jam 16.00 Wib itu pun kalo ga salah ngeliat jam,teernyata panas yang kami alami dibalas dengan sangat tak terbanyangkan oleh aku sendiri yaitu Kanya dan bambang,Brian ,dan giri,Gemen membawakan semangka merah,yang manis sangatdan roti nan banyak oleh bambang wah puasss, sore hari nya menjelang malam kami sempatkan untuk Sport climbing sebentar bersama,bambang ,brother,bli bayu,Gemen,brian ,bambang, panjat,panjat lagi terus brother,terus bli,demikian semangat yang diberikan sehingga semua berhasil memanjatnya dengan baik,yah meskipun dengan gaya yang aneh2,eh ada satu lagi yaitu ada tamu yang menyeperin kami yaitu kang Budi,kang bidi adalah pria setempat ,yang polo9sa ,pendiam ,dan tidak banyak bicara(tong penuh menandakan ia berisi),untuk menghormati \tamu maka kami mengajaknya untuk ikut mamanjat bersama kami,dan ia memenjat dengan aneh lagi,yaitu lompat2 kaya monkey,hehahahahah(peace kang Bud),padahal my brother yang asal usulnya suka lompat2 aja ga gitu manjatnya/,aneh ya ?,yah malam lagi,malam lagi terpaksa kegiatan hari ini diselesaikan dengan berat hati, makn apa kita malam ini?kalo ga salah makn kali ini dibeli dari warung lagi,nasi goring lagi kalo ga salah,nah disini mungkin terjadi kejadian aneh yaitu bli bayu beli jambu biji,katanya sih buat kesehatan,tapi alas an dia beli jambu biji itu karena penjualnya cantik kataanya,maklum pria jomlo…. Malam ini kami hadapi hanyaber empat saja karena, rahmkan harusa pulang karena panggilan orang tuanya dari Lombok,aneh kan? Bambang karena ada kuliah lapangan pada hari kamis,tapi ga apa2 lah mala mini menjadi malm yang bersejarah karena brian dan gemen harus menikmati botol Aqua yang tergantung dilehernya karena kalh main gaplek,,hahahahahhahah,yah meskipun aku dibilang celeng gara2 ga bis melengketkan botol tersebut di leherku!malam pun semakin larut,mata mulain lelah,obrolan semakin ga jelas,yah sudah tidur saja kita,ok sekarang tidur besok bangun pagi ya,,, kita latihan simulasi vertical,

Hari keempat,gedebar,gedebur,tonggggggg,bungyi suara pabrik yang menyapa kami di pagi ini,pagi ini bangun pun kesiangan karena tidak ada briefing malam sebelumnya,hari ini hanya ada aku dan bli bayu yang ikut latihan karena brother harus pulang malam sebelumnya,jadi mulai makan seadanya,minum seadanya,lanjut raking-rakingan lalu latihan dimulai,latihan kali ini seperti yang telah dijadwalkan kita latiihanb simulasi vertical dengan leader pertama adalah bang freden,cleaner adlah mas brian dan satu lagi yang jaga tenda Gemen.

Teng,keresek2, bunyi pengaman sisip yang ditan capokan di tebing batu karst citatah 125,pemanjatan vertical kali ini memeang hanya sampai Goa saja,dan dari bawah sam pai ke goa dibagi menjadi dua picth,aku menjadi leader sampai pitch pertama dan bli bayu8 leader dari pitch pertama sampai kedua sementara aku yang menjadi cleanernya. Saat telah sampai di pitch pertama aku memasang pengaman buat cleaner dan jumarer naik setelah semua sampai di pitch pertama aku dan bli bayu berganti posisi,aku menjadi cleaner, pada saat bli bayu mau memenjat nai satu langkah keatas dia tidak melaihat ;lagi pijakan yang kira 2 dapat dipanjat olehnya shingga, bli bayu:” udah fred kmu aja yang jadi leader! Ga ada pijakan lagi”, yah kira 2 itulah yang disam paikan olehnya kepada ku sehingga Gemen pun tertawa dengan puasnya,masaalahnya bukan apa2 tapi kenapa ya bli bayu hilang mental gitu tiba2? Atau karena ga ada penyemangatnya ya? (eeee……).yang karena didesak terusa dan diajari jalur yang akan dipanjat olehnya ahirnya di berani juga,panjat,panjat lagi, terus sampailah digoa bagian kanan kalo dilihat dari bawah, lalu turun dari goa belakang, kira 2 jam waktu itu menunjukkan jam13.40 Wib,karena memulai pemanjatan pukul 9.00 Wib. Setelah turun dibawah telah menunggu banyak orang entah dari mana aja,yah kira kira,ada sigit,3 oarang dari bekasi yang tadinya sempat memfoto2 kami sedang manjat. Tapi tersimpan Tanya kenapa ya si tetu belum dating juga untuk latihan ya bli? Bli bayu:”hihihhi,,”( senyum2 ga jelas gitu). Makn siang dimulai mbak kanya telah memasak untuk kami,makan dan istirahat siang selama satu jam setelah itu pemanjatan vertical lagi dilanjutkan dengan leader pertama adalah bli bayu sampai pitch peratama,selanjutnyta sam pai pitch keduaa aku yang menjadu leadernya, eh tiba2 gereng2 motor sani dating dengan membonceng tetu ,ahirnya latihan kali ini dilanjut dengan tetu sebagai jumarere mengantikanb mas brian, panjat2 lagi sampa bosan, ahirnya sore juga dan sampai juga di tempat yang diharapkan di goa bagian kiri, lalu aku turun lewat beloakang dan bli bayu dan tetu rafling kalo ga salah turunnya(cieeeee,,,,,….) yah sekarang waktunya makan sore dan malam,bersama kang Budi,dan Nda Kasep.makn seperti biasanya makan sepiring bersama dengan lalapan dan sambal pecel nan nikmat.

Sehabis makan malam kami pun briefing untuk besok harinya,dan rencana adalah besok tetu latihan horizontal sebanyak dua kali ,dan bother rahman besok simulasi vertical gimana? Sepakat semua? Sepakat! Serentak terdengar, lalu setelah terdengar keseepakatan dimulai lah evaluasi untuk latihan siang tadi kali ini evaluasi agak berbeda karena ada sang master RC mas Sigit, yah begitulah saling cerita dan belajar bagaimana mnenguji lubang tembus,dan banyak lagi yang kami dapat dari latihan ditamn bah dengan briefing kali ini, sesusah itu kami bersiap untuk tidur di dalam tenda, sekarang tidur………, tapi kira2 jam dua malm ada yang ganggu2 si Nda orang nya , niatnya sih mau ngambil tali dan manjat malam2 dengan kang Budi,dasar orang yang udah saraf ya kaya gitu,terus besoknya kami bangun si Nda dah tepar aja, kami siap2 aja langsung untuk raking latihan horizontal lagi buat si tetu.

Hari kelima, hari ini latiha horizontal buat si tetu, brother rahman datang pagi2 dengan bambang, jadi yang menemani tetu latihan itu si bli bayu,rahman,dan aku hanya menjadi orang yang bantu2 aja(Bantu ambil makan ,minum,dan cemilan lainnya).ok kita latihan sekarang setelah makan pagi,terus si tetu latihan pengenalan alat –alat pengaman sisip, si tebing selama 2 jam lebih setelah itu istirahat sebentar lalu lanjut latihan simulasi horizontal buat tetu,,wajhnya merah,kepanasan,lelah,namum bli bayu tetapa setia menemani tetu di teriknya matahari,(ya ialah dia kan pakai anorak anti panas,heheheheeee),namun setelah selesai latihan simulasin pertama,apa yang terjadi ternyata tetu ga bias ikut latihan simulasi horizontal kedua,karena capek katanya dan lagi diua mau menemani ibunya yang lagi ulang tahun,(happy birthday buat ibu tetu ok), yah ga apa2 lah, sehabis makan siang kita latihan vertical buat brother, dan yang temanin hanya aku, karena bli bayu mau pulang kerumah katanya karena besok dia mau ibadah di pura iakan bli bay?,,, ok ini dia yang paling aneh dalam hidup ku yaitu temani brother yang jadi leader buat latihan simulasi vertical,nah ini dia masalahnya, dianya itu susah ngomong keras hanya bias bahasa isyarat yang ga jelas gitu, jadi bawaaannya emosi terus,ia ga brother? Yahhh meskipun gitu karena tahan2 emosi ahirnya kita nyampe juga ya brother… sekarang turn dari goa lalu istirahatlah kita ok,,,, akan malam lalau siapkan rencana buat hari sabtu,hari terahir ku di citatah 125,,, yah sekarang kita ngobrol2 aja,dari hati kehati ok apa masalah kita tadi,itu dia brother aku ini suyka ga bias nahan emosi,kalo orang itu bikin kesal aja, masak lagi manjat ga ngomong/ mau jadi apa kita entar? Ya udah lah ga apa-apa yang penting kita lanjut buat hari besok yang lebih seneeem purna ok, lanjut buat hari besok,

Hari keenam , inilah hari terahir kita di citatah 125, latihan kali ini aku dan brother,dulu untuk di pagi hari, setelah itu bareng ama tetu disore hari,latihan ini dimulai pada njam 08.00 Wib pagi ,dan leader untuk hari ini adalah brother,ngelead sampai goa tan pa pitch ditengah goa,sementara untuk cleanernya itu aku,nah 3 jam telah berlalu sampai digoa lalu turun,entar sore dilanjut lagi latihan yang sama tapi yang beda itu cleanernya adalah tetu karena untuk yang pertama tadi dia telah mengamati bagaimana memasang pengaman,dan melepaskannya,jadi dia telah mampu untuk mengemban tugas sebai cleaner,lau panjat lagi sehabis makan siang bersama anak PA dari UPI yah namanya saya lupa, habis itu tidur siang sebentar lalu berangkat sudah! Kita laithan lagi ,naik tet! Yah karena untuk kali ini yang menjadi cleaner adalah tetu,yah teernyata dia cepat juga belajarnya jam 17.00 Wib telah sampai di goa,kirain kita akan selesai samkpai disini .eh ternyata lanjut lagi manjat lewat jalur cimney(jalur Jackie chan), untuk jalur ini yang menjadi leadernya aku setelah itu sampai diatas pasang pengaman,sani naik sebagai jumar,brother jumarer juga ,tapi yang malangnya itu tetu jadi cleaner,,,heheheheh jadi banyak pengalaman kan tet?, setelah selesai di clean maka kami turun lagi sam pai di goa, dan ini lah latihan terahir(pikirku) dan turun lagi dengan cara rafling,lagi tanpa tinggalkan alat di Goa nya sendiri,ok ahirnya latihan benar2 berahir jam 18.00 Wib, lalu beres2 sampai semua barang dimasukkan ke carrier, sweping sampah,jangan ada yang ketinggalan ,puntung rokok juga tak boleh ditinggalkan ok, eh kami bawa Nda juga ke Bandung,untuk maen disana, naik motor lagi pulangnya ,aku dengan brother,tetu dengan Sani,Bambang dengan Nda,,, sejam kemudian kami sampai di bandung tepatnya di sekretariat KMPA “G” ITB,ahirnya lega juga,langsung dengan semangatnya aku bereskan lagi barang yang dipakai tadi dan dibersihkan,simpan lagi di tempat pengambilan yang sebelumnya ok ,agar besok2 jadi gampang untuk pakaiya lagi,.habis itu mandi malam di PAU,segarrrr, makan malam,browsing, terus tidurrr…… KMPA!!!! Ganeshaaaaa!!!!!!!.................................................................................................................

Minggu, 10 Mei 2009

Iman Kepada Yesus

IMAN KEPADA YESUS
OLEH MARGIE NIODE
audara pasti pernah mendengar orang yang mengucapkan: Aku tidak punya iman seperti dia! Aku belum punya iman! Imanku belum bertumbuh! Benarkah ucapan tersebut? Benyang tidak
arkah seseorang bisa tidak mempunyai iman? Hal itu tidak benar. Tidak ada orang mempunyai iman! Semua orang di dunia mempunyai iman. Definisi umum iman ialah: percaya kepada seseorang/sesuatu bahwa seseorang/sesuatu itu memiliki kuasa dan kekuatan untuk mencelakai atau memberkati. S
Seorang penganut ateis percaya bahwa tidak ada Tuhan. Seorang penganut animisme percaya kepada makhluk supernatural yang tinggal di benda mati atau binatang, contohnya suku tertentu di Afrika yg menjadikan buaya sebagai Tuhan atau penganut agama Hindu India yang mengagungkan sapi.
Seorang penganut Buddha, dia mempunyai iman kepada Sidharta Gautama yang disebut sebagai Buddha. Keputusannya untuk beriman kepada Buddha, membuat dia mengikuti segala pengajaran yang diajarkan oleh Buddha. Begitu juga pemeluk agama lain.
Seorang teroris, dia tidak lahir sebagai seorang teroris bukan? Dalam perjalanan waktu, terbentuk kepercayaannya. Melalui pengajaran, pertemuan, doktrin yang didengar, dipelajari, direnungkan dan di meditasikan, terbentuklah opini, dan diambillah keputusan untuk beriman kepada pemimpin yang berkarisma tersebut, yang adalah gembong teroris, yang menciptakannya menjadi seorang teroris.
Alkitab menjelaskan bahwa iman akan timbul karena pendengaran (Roma 10:17). Dasar dari kebenaran itulah, saya menyimpulkan seseorang menjadi teroris, karena dia memilih untuk percaya kepada gembong teroris sehingga dia menjadi teroris. Begitu juga dengan pengikut dari kepercayaan-kepercayaan yang lain.
Waktu yang dihabiskan seseorang kepada sesuatu, akan membentuk iman orang itu kepada sesuatu itu. Apa yang seseorang dengar akan sangat amat berarti baginya. Akan membuat dia berkembang menjadi orang baik atau pribadi yang buruk. Akan menjadikan dia orang yang saleh atau orang yang murtad. Membuatnya menjadi orang benar atau tidak benar. Apapun yang didengarnya, dan semakin lama didengarnya, imannya akan semakin kokoh akan hal itu.
Yang akan dibahas dalam artikel ini adalah iman kepada Yesus. Firman katakan, Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus (Roma 10:17). Iman seseorang kepada Yesus akan timbul, jika orang itu menghabiskan waktunya untuk mendengar dan mendengar dan mendengar akan firman Kristus, firman yang Diurapi dengan urapanNya.
Seorang bisa menjadi pengikut Yesus, karena dia pernah mendengar tentang Yesus, dan dia memutuskan untuk percaya kepada Yesus dan menjadikan (mengakui) Yesus sebagai Tuhan.
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan (Roma 10: 9-10).
Perilaku seseorang terhadap firman yang didengar, menjadikannya sebagai ”orang benar”. Sebab dia percaya di dalam hatinya dan dia mengaku dengan mulut bahwa Yesus sebagai Tuhan, dia jadi orang benar dan diselamatkan. Terlepas dari apakah semua perilakunya sudah benar atau belum. Seseorang tidak dapat menjadi orang benar karena dia mengorbankan materi, giat di gereja atau perkumpulan rohani; semua itu tidak dapat menjadikan dia orang benar walaupun semua perbuatan itu baik!
Perbuatan baik maupun kesalehan seseorang yang dilakukan tanpa iman—maaf saja—tidak dapat menyenangkan hati Tuhan (Ibrani 11:6).
Iman seseorang kepada Yesus membawa dirinya diselamatkan. Kata “diselamatkan” berasal dari kata bahasa Yunani “soteria,” yang memiliki arti “dibebaskan, kesehatan, diselamatkan, keselamatan, pemeliharaan.”
Coba anda renungkan satu persatu arti dari soteria itu. Di tengah-tengah sakit flu burung di sekeliling lingkunganmu, anda dan keluarga diselamatkan dari endemi itu—anda sekeluarga tidak terjamah. Kenaikan BBM menyebabkan inflasi—semua harga bahan pokok makanan naik. Karena orang benar tidak hidup dalam sistim dunia tetapi sistim Kerajaan Allah. Dengan memberikan perpuluhan dia diselamatkan. Artinya, seberapa tinggi harga sembako pembayar perpuluhan akan tetap mampu membelinya, sebab Tuhan yang mencukupi kebutuhannya. Mungkin disekelilingnya semua orang sudah makan jagung yang ditumbuk, tetapi keluarganya masih makan nasi, walaupun dengan profesi yang sama. Ini wujud dari pemeliharaan Tuhan. Dia memilih untuk hidup dalam sistim Kerajaan Allah, dia mengikat perjanjian dengan Yehova Jireh, sehingga segala kebutuhan keluarganya patut dicukupi. Bukankah Yesus katakan Segalanya mungkin bagi kamu yang percaya.
ANAK YANG BISU DISEMBUHKAN
Di dalam Markus 9:14-27 (harap dibaca) tercatat bagaimana seorang ayah membawa anaknya, yang menurut saya sakit ayan, sebab dia terbanting ke tanah, mulutnya berbusa, giginya berkertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Anak ini dibawanya kepada murid-murid Yesus untuk disembuhkan.
Sebelum lebih jauh, pertanyaan saya, kenapa bapak ini membawa anaknya kepada murid-murid Yesus? Tentunya dia pernah mendengar bagaimana orang yang sakit dilayani oleh tim pelayanan Yesus dan menerima kesembuhan.
Bapak ini membawa anaknya bukan kepada sembarang orang. Dia membawa anaknya kepada murid-murid Yesus—murid-murid Rabi yang tersohor, yang selalu bersama-sama dengan Rabi, 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Dia begitu mengharapkan kesembuhan anaknya sebab imannya timbul dari pendengaran tentang pelayanan sang Rabi. Dengan bersemangat dia datang membawa anaknya yang sakit. Dengan disaksikan beberapa ahli Taurat, mereka gagal mengusir roh yang mengikat anak itu! Murid-murid Yesus, yang dipilih langsung oleh Yesus tidak dapat mengusir roh jahat dari anak yang sakit. Mereka, yang setiap pelayanan Yesus melihat mukjizat terjadi, gagal mengusir roh jahat dari anak itu.
Mereka gagal meskipun mereka telah mendengar pengajaran langsung dari mulut Guru. Murid-murid bukan hanya mendengar pengajaran Guru seperti orang banyak, ... tetapi secara pribadi kepada murid-murid-Nya (mereka yang khusus milik-Nya) Dia menjelaskan segala-galanya (sepenuhnya) (Markus 4:34, terjemahan Amplified Bible). Khusus untuk murid-murid dijelaskan secara terinci; mereka mendapat perlakuan khusus dari Guru.
Waktu melihat Yesus datang, orang banyak lari tergesa-gesa meninggalkan murid-murid dan menemui Guru. Begitu ditanya Guru, Ayah anak ini langsung melapor kegagalan murid-murid mengusir roh jahat dari anaknya. Maka Yesus langsung berkata kepada mereka: Hai kamu angkatan yang tidak percaya (ayat 19). Wow, perkataan yang keras, yang menyinggung perasaan. Jika peristiwa ini terjadi di zaman sekarang pasti ada yang menasihati Yesus untuk pakai hikmat dan tidak menegur murid-murid di depan orang banyak.
Teguran itu diberikan oleh Yesus di depan banyak orang, di depan beberapa ahli Taurat, tidak sembunyi-sembunyi. Apakah Yesus teledor? Apakah Yesus tidak punya kasih? Atau Dia tidak punya hikmat?
Saya jamin tidak ada satu orangpun berani mengatakan itu! Tetapi kalau ada orang lain yang berani menegur seseorang seperti itu saya berani jamin berita itu akan cepat beredar dan penghakimanpun dimulai.
Bapak ini mendapat kesempatan berbicara langsung dengan Yesus, dan dia berkata: Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami (ayat 22). Intinya dia berkata: “Jika Engkau, Yesus, dapat melakukan sesuatu tolonglah!” Dia melemparkan tanggung jawab kesembuhan anak ini kepada Yesus.
Saya senang melihat tanggapan Yesus, katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya! (ayat 23). Yesus kembalikan tanggung jawab kesembuhan anak itu kepada ayahnya. Sekarang bola ada di tangan ayah anak ini kembali. Anak ini amat parah dan sangat memerlukan pertolongan. Tetapi Yesus tidak tergerak oleh seberapa parah keadaannya.
Ayah ini harus mengambil keputusan mau percaya atau tidak percaya anaknya akan sembuh. Dan dengan segera dia berteriak: Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!
Kesembuhan anda, kemakmuran anda, promosi maupun kesuksesan kita semua sudah disediakan Tuhan, itulah keinginan hatiNya (3 Yohanes 2). Segala sesuatu sudah diberikan Yesus agar setiap orang yang percaya kepadaNya bisa hidup di bumi seperti di sorga (Matius 6:10). Tuhan perlu orang yang setuju denganNya dan percaya rencanaNya terlaksana di bumi.
Berhenti berteriak kepada Tuhan untuk kesembuhan anda maupun keluarga. Tidak perlu memelas kepada Tuhan untuk mengulurkan tanganNya memberikan mukjizat keuangan, sebab Dia senantiasa memikirkan anda (Mazmur 138:17-19 terjemahan The Living Bible).
Mukjizat tidak terjadi begitu saja! Mukjizat terjadi jika ada orang yang berada dalam posisi menerima.Dan agar bisa menerima, perlu iman kepada Yesus.
Puji Tuhan, Yesus datang agar anda dan saya mempunyai hidup dan mempunyai dalam segala kelimpahan (Yohanes 10:10). Dia tidak bersuka cita melihat setiap orang yang percaya kepadanya dan diadopsi menjadi anak, hidup serba kekurangan, serba kesakitan, serba kesusahan. Kondisi seperti itu tidak ada dalam rencanaNya. Kalau saudara saat ini dalam situasi seperti itu, keluar dari tempat itu. Jangan mau diperbudak oleh situasi dan kondisi yang tidak sesuai dengan rencana Tuhan bagi hidupmu.
Dia mau kita mempunyai segalanya dalam kelimpahan dan dapat menikmatinya. Saya bisa pastikan, rencana Tuhan bagi hidup anda dan saya indah. Seperti anak yang sakit ayan itu, dia berhak menerima kesembuhan, dia tidak seharusnya dikuasai oleh roh jahat, beban dan kuk yang ada padanya patut terbuang dan lenyap, sebab ayahnya percaya kepada Yesus.
Yesus datang agar kita hidup merdeka, sehingga siapapun yang melakukan Roma 10:10, terbebas dari hukum dosa dan hukum maut (Roma 8:2).
PETRUS BERJALAN DI ATAS AIR
Iman kepada Yesus mewujudkan hal supernatural di alam nyata. Iman kepada setiap perkataan Yesus menjadikan segala sesuatu mungkin. Terbukti iman kepada Yesus membuat yang tidak bisa dilakukan secara alami menjadi dapat dikerjakan, dan tanpa susah payah.
Alkitab mencatat ada dua orang yang berhasil berjalan di atas air. Yaitu Yesus dan Petrus! Yang akan dibahas di sini adalah kunci keberhasilan Petrus berjalan di atas air, dan kegagalannya. Mari kita perhatikan dengan seksama peristiwa tersebut. Dan saya berdoa, Roh Kudus yang adalah Guru, dan urapan Yesus yang ada di dalam anda, dapat elaborasikan lebih lagi kepada anda dari apa yang disingkapkan di sini.
Peristiwa itu terjadi setelah murid-murid baru saja menyaksikan demonstrasi kuasa Allah—bagaimana hanya lima roti dan dua ikan dapat dimakan oleh lima ribu orang laki-laki. Mata murid-murid Yesus melihat mukjizat itu. Terjadinya secara supernatural, karena secara normal
mustahil, mereka sendiri ragu sebab suplai yang begitu minim sedangkan orang yang mengikuti Yesus begitu banyak.
Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang (Matius 14:22-33).
Siapa yang memberi perintah kepada mereka? Yesus yang mereka panggil Rabi, atau Guru, atau bos mereka. Karisma Guru membuat mereka rela meninggalkan bisnis, keluarga dan pekerjaan. Dengan pergaulan mereka sehari-hari dengan Guru sudah seharusnya mereka mengenal Dia, tetapi rupanya tidak demikian halnya. Kepercayaan merupakan akibat dari pilihan seseorang. Tuhan memberikan kebebasan untuk memilih kepada manusia. Karena Tuhan yang memberikan kebebasan ini, Dia tidak bisa dan tidak akan merampas hak yang telah diberikanNya (Yosua 30:19).
Kalau saja mereka mengenal Guru secara intim, mereka tidak akan panik dan takut menghadapi bahaya dalam perjalanan. Murid-murid bertindak seperti yang diperintahkan Guru, mereka berlayar ke seberang. Tidak berapa lama kemudian perahu mereka terombang-ambing di tengah laut, sebab angin sakal menghadang perjalanan mereka. Sebab mereka tidak mengenal Guru sebagaimana seharusnya, maka ketika berhadapan dengan bahaya yang keluar adalah ketakutan dan kepanikan.
Saudara, yang memberi perintah kepada murid-murid ialah Yesus. Tetapi apa yang dihadapi mereka? Mereka menghadapi angin sakal, bukan? Siapa bilang bahwa kalau mendapat perintah dari Tuhan seseorang akan berjalan di ”karpet merah”? Bahwa jalan akan mulus? Bahwa tidak akan ada badai topan yang menerpa? Yesus tidak pernah menjanjikan bahwa di dunia badai dan topan tidak akan datang menyerang murid-murid, termasuk anda dan saya.
Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air. Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: ”Itu hantu!” lalu berteriak-teriak karena takut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: ”Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (ayat 25-27).
Semua murid-muridNya berada di dalam perahu itu. Mereka semua melihat dan menyangka Dia itu hantu. Mereka semua mendengar perkataan Yesus untuk tenang dan jangan takut. Semua mendengarnya, tetapi hanya satu murid yang bereaksi, yaitu Petrus. Sementara yang lainnya dicekam rasa takut.
Petrus menanggapi ucapan Guru: Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air. Kata Yesus: Datanglah! Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
Petrus berhasil berjalan di atas air! Dengan iman dia berjalan di atas air, sebab Guru menyuruh dia datang mendekatiNya. Sebab dia mendengar perintah Guru, dan Dia yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita kepada kesempurnaan (Ibrani 12:2). Petrus melakukannya, berjalan di atas air, dengan mata yang tertuju kepada Yesus (ayat 2).
Terbukti tidak ada yang mustahil bagi mereka yang percaya, segalanya mungkin bagi orang yang percaya! Tercatat Petrus satu-satunya murid Yesus yang dapat berjalan di atas air. Imanlah yang membawa Petrus berhasil jalan di atas air.
Tidak berapa lama setelah itu, Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam (ayat 30). Apa yang menyebabkan kegagalan setelah kesuksesannya? Petrus tidak fokus lagi kepada Yesus. Dia merasakan tiupan angin, yang berarti dia tidak jalan dengan iman lagi. Karena, iman atau percaya adalah berjalan tanpa penglihatan atau perasaan (tanpa panca indera), (2 Korintus 5:7).
Akibat dia merasakan angin, timbul “rasa takut” sehingga ia mulai tenggelam. Kita tidak akan bisa berhubungan dengan Tuhan melalui panca indera atau dengan mental kita. Tidak bisa! Sebab Tuhan adalah Roh! Ibrani 11:6 berkata: Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada.
Seperti iman membawa seseorang berhasil, sukses dan dekat kepada Tuhan. Sebaliknya takut membawa seseorang gagal, jatuh dan menjauh dari Tuhan dan mendekat kepada iblis.
Yesus pun menyebut dia sebagai: orang yang kurang percaya dan bimbang (ayat 31). Bayangkan murid yang telah berhasil berjalan di atas air, masih dikatakan “bimbang dan kurang percaya.” Bukannya Petrus ditepuk-tepuk bahunya dan dipuji-puji, malahan Yesus memarahinya. Yesus selalu bersikap tegas tanpa tedeng aling-aling.
Tidak ada gunung setinggi apapun yang tidak dapat dikalahkan oleh iman anda kepada Yesus. Sebab semua yang lahir dari Allah mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita! (1 Yohanes 5:3-4).
LAUT MERAH TERBELAH
Musa menerima firman Tuhan untuk bertindak dalam saat orang Israel terdesak sebab dikejar oleh orang Mesir. Kenyataan bagi Musa, di depan mereka ada Laut Merah dan di belakang mereka pasukan berkuda Firaun. Istilahnya: maju mati, mundur juga mati. Dalam posisi demikian orang Israel berteriak minta tolong pada Tuhan, Tuhan menjawab mereka. Dia berfirman untuk berangkat! Dia juga memerintahkan Musa untuk mengangkat tongkat dan mengulurkannya ke laut, maka laut di depannya akan terbelah.
Bayangkan modal Musa hanya tongkat kayu di tangannya dengan ratusan ribu orang israel yang panik dan takut. Tuhan tidak menjelaskan kepadanya bagaimana Dia akan mewujudkan penyelamatan mereka. Dalam posisi terjepit demikian, bukan hanya diri sendiri yang harus
diselamatkan, tetapi ratusan ribu orang menggantungkan nasib mereka padanya. Benar-benar dia dalam situasi yang sulit.
Tetapi Musa baru saja mempunyai pengalaman yang luar biasa, dimana dia menyaksikan 10 tulah menghajar Firaun dengan bangsa Mesir. Imannya masih sangat tinggi. Sehingga dia mau bekerja sama dengan Tuhan, walaupun dengan peralatan minim.
Tuhan tidak dapat melakukan sesuatu tanpa ada orang yang beriman kepada ucapanNya. Musa memilih untuk percaya kepada Tuhan, dan melakukan perintah-Nya. Dia melakukan persis seperti apa yang diperintahkan kepadanya. Laut Merah terbelah, air membentuk tembok bagi orang Israel yang berjalan di tempat kering di tengah-tengah laut (baca Keluaran 14:15-31). Kembali, iman kepada perkataan Tuhan, membuat hal ini mungkin terjadi.
Iman bukan sesuatu yang bisa dicoba-coba. Iman dapat bekerja, jika seseorang mendengar firman Tuhan, dan melakukan apa yang difirmankanNya.
Ada hal yang amat berharga untuk kita yang berjalan dengan iman dapat pelajari. Ada perbedaan yang amat besar antara iman dan perkiraan? Kita lihat contoh dari orang Mesir yang mencoba melakukan seperti orang Israel.
Karena iman maka mereka telah melintas Laut Merah sama seperti melintas tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga (Ibrani 11:29).
Orang Israel berhasil melewati laut Merah di tanah yang kering, sebab mereka menaati Tuhan. Mereka menerima firman Tuhan lalu bertindak. Tuhan yang memerintahkan, berarti Tuhan menyertai mereka. Tuhan yang memimpin iman mereka dan Dia juga yang akan menyelesaikannya. Mereka berhasil karena bertindak dengan iman.
Sedangkan orang Mesir tidak mendapat instruksi dari Tuhan. Seandainya saja mereka bertanya sama Tuhan, pastinya mereka akan disuruh pulang. Orang Mesir bertindak karena melihat orang Israel berhasil. Mereka tidak menerima pewahyuan sendiri. Iman bukan sesuatu yang bisa dicoba-coba. Karena melihat orang lain berhasil dan merasa punya iman, terus kita melakukan hal yang sama...hasilnya belum tentu sama. Karena Tuhan tidak mengawali iman orang Mesir Dia juga tidak wajib menyelesaikanNya.
Sekali lagi, iman bukan sesuatu yang bisa dicoba-coba. Melihat orang lain sembuh dengan tidak minum obat, tidak berarti anda bisa melakukan seperti yang dilakukannya. Melihat orang lain menabur mobilnya dan menuai mobil yang lebih baik dan besar, bukan berarti anda dapat menirunya. Ingat Roma 10:17, iman akan timbul jika anda mendengar firman Kristus, bukan sekedar perkataan atau kesaksian orang lain.
IMANMU MENGARAHKAN PELAYANAN YESUS
Hanya iman yang dapat menggerakkan Tuhan. Tanpa iman tidak ada yang dapat menyenangkan hati Tuhan (Ibrani 11:6). Tuhan memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
Selama Yesus di bumi lebih dari 33 tahun, dia berjalan dengan iman, itulah sebabnya Dia berkenan kepada Bapa (Matius 17:5; Lukas 3:22). Yesus juga melakukan dan mengatakan semua yang Dia dengar dan lihat Bapa kerjakan (Yohanes 7:14-16; 8:26). Tuhan adalah Tuhan beriman. Dan Yesus adalah Yesus yang berjalan dengan iman. Iman bekerja dengan kasih (Galatia 5:6).
Sekarang kita lihat bagaimana seorang perempuan yang sakit pendarahan dapat mengubah arah perjalanan Yesus (baca Markus 5:21-34).
Sebenarnya Yesus sedang dalam perjalanan ke rumah Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang anaknya sedang sakit dan hampir mati. Tetapi perjalanannya ”dihadang” oleh seorang perempuan yang mempunyai iman terhadapNya. Iman perempuan ini ditunjukkan dengan dia melawan adat istiadat yang berlaku pada zaman itu. Penyakit yang dideritanya pada zaman itu disebut kutuk. Dia harusnya diasingkan dan tidak bisa berkeliaran bebas di jalan. Dia seorang perempuan, dan tidak dapat berbaur dengan pria, apa lagi dengan kondisi sakit seperti itu dan di keramaian pula. Tetapi nyatanya, dia berada di tengah-tengah kerumunan orang. Saya bisa bayangkan orang-orang menjauh dari dia, menjaga jarak dari dia. Pastinya dia menerima cemoohan dari orang banyak sebab statusnya hina.
Tanpa mempedulikan pandangan orang banyak perempuan ini maju terus mendekati Yesus dengan terus memperkatakan imannya, Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh (ayat 28). Hasilnya, ketika ia menjamah ujung jubah Yesus seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia sembuh dari penyakitnya (ayat 29). Kejadian ini amat mencengangkan tentunya.
Iman dari perempuan ini untuk sementara menghentikan perjalanan Yesus. Yesus harus lebih dahulu melayani perempuan ini. Bukannya Yesus merasa terganggu karena bisa terlambat untuk menyembuhkan anaknya Yairus, tetapi sebaliknya Dia bahkan menyebutnya, “anakKu!” Oleh sebab Yesus adalah Kasih, dan iman tidak dapat bekerja tanpa kasih, Yesus tidak merasa ada hambatan dalam perjalanannya, Dia tidak takut bisa jadi anak perempuan Yairus terlanjur meninggal, kalau Dia melayani perempuan ini.
Saya mau anda juga melihat, Yesus tidak membanggakan diriNya bahwa perempuan ini sembuh karena ada tenaga yang keluar dari diriNya (ayat 30), tetapi dia berkata kepadanya, Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau (ayat 34). Yesus memberikan kredit kepada iman perempuan ini atas kesembuhannya. Iman perempuan ini telah mengubah prioritas perjalanan Yesus! Bukan karena gawatnya penyakit perempuan ini, tidak karena kasihan melihat perempuan ini sudah bangkrut sebab hartanya telah habis untuk berobat. Semua itu tidak dapat menggugah hati Tuhan. Anda baca sendiri, Dia menyebut: iman perempuan itulah
yang telah menyembuhkan dirinya. Wow, saya tidak tahu tentang anda, tapi saya mau mengembangkan dan melatih iman saya agar sama seperti perempuan ini. Anda juga dapat melakukannya, jika anda memilih untuk percaya kepada Yesus.
Satu lagi kesaksian Alkitab, yaitu iman seorang yang buta yang namanya Bartimeus (baca Markus 10: 46-52). Bartimeus mangkal di pinggir jalan tempat keluar dan masuk kota Yerikho untuk meminta belas kasihan orang yang lewat.
Hari itu adalah hari yang berbeda, karena begitu banyak orang lewat, dan dia mendengar yang sedang lewat adalah Yesus orang Nazaret. Artinya dia sudah pernah mendengar tentang Yesus dan Bartimeus memilih untuk percaya akan orang itu. Iman Bartimeus terhadap Yesus dibuktikan dengan dia berseru-seru: Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!
Tetapi tindakan iman Bartimeus mengganggu banyak orang, dan mereka menegor agar dia diam. Tetapi tegoran itu tidak dapat membuatnya tutup mulut, malah dia semakin keras berteriak memanggil nama Yesus.
Bukti lagi bahwa Yesus hanya tergerak karena iman. Ayat 49 katakan, Yesus berhenti dan menyuruh memanggil Bartimeus. Segera dia mendapatkan Yesus. Yesus bertanya kepadanya: Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?
Tidakkah Yesus bisa melihat bahwa orang ini buta? Dan semua orang tahu bahwa yang paling diperlukan oleh orang buta, tentu saja penglihatan bukan? Tetapi kenapa Yesus masih bertanya dan tidak langsung menyembuhkannya?
Yesus mengembalikan tanggung jawab kesembuhan kepada Bartimeus. Apa yang dia inginkan harus dia perkatakan! Yesus kan tidak buta, Dia tahu apa yang dibutuhkan orang ini.
Kehendak Tuhan adalah semua orang mempunyai kesehatan ilahi, bahkan dengan bilur-bilurNya kita telah disembuhkan (1 Petrus 2:24). Sehingga jika bicara kesembuhan, kita tidak perlu lagi berkata, “jika kesembuhan adalah kehendakmu Tuhan, tolong sembuhkan saya!”
Kembali ke Bartimeus, dia langsung menjawab pertanyaan Yesus: Rabuni, supaya aku dapat melihat! (ayat 51). Segera Yesus berkata, Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau (ayat 52). Kesembuhan Bartimeus karena imannya, sebab dia percaya. Dia menyatakan imannya, melalui perkataannya tanpa goyah sedikitpun (Markus 11:24), sehingga dia menerima kesembuhan.
Tidak seperti pengertian yang beredar di antara kalangan rohani, kalau memang Tuhan berkenan, Dia akan sembuhkan. Atau memang Tuhan menginginkan saya sakit, untuk bisa lebih dekat ke Tuhan. Itu semua omong kosong! Tipu daya iblis, dia adalah bapa segala dusta, tidak ada kebenaran di dalam dia. Jangan mau terima dan beli jualan iblis. Kehendak Tuhan agar anda hidup shalom! Tanpa cacat tanpa noda, sempurna, sampai kedatangan Yesus Tuhan kita (1 Tesalonika 5:23).
Iman anda kepada Yesus dapat memerintahkan gunung untuk beranjak dan tercampak ke laut, dan hal itu akan terjadi. Sebab jika anda sudah membuka mulut dan mengeluarkan firman
iman, yang iblis lihat ialah Yesus, dia tidak bisa melihat siapa anda. Bagi iblis anda dan Yesus adalah sama, sebab mengeluarkan perkataan yang sama, yaitu firman Tuhan. Karena sama seperti Yesus, kita juga ada di dalam dunia ini! (1 Yohanes 4:17). 􀂲
Tabitha Ministries, Februari-Maret 2006

Kamis, 07 Mei 2009

catatan perjalanan sukawarna,bayah-Banten selatan

Pada saat pemilihan calon legeslatif tanggal 9 april lalu semua kegiatan yang ada dikam pus itb di liburkan, oleh karena itu semua anggota KMPA yang tidak memiliki kepentingan lain di akademiknya serta tidak merasa penting untuk mengikuti pemilihan tersebut maka,kami merencanakan untuk pergi jalan-jalan menikmati liburan dan perjalanan kali ini memiliki 3 tujuan yaitu Gunung lawu,Gunung sindoro,dan satu lagi jalan2 ke sawarna untuk melihat Goa,Tebing,dan pantai yang ada disana.
Untuk perjalanan ke sawarna akan saya jelaskan disini,tapi untuk perjalanan yang lain mungkin telah dijelaskan oleh saudara2 lain yang pergi kesana.
Sebelum melakukan perjalanan kami menyusun rencana perjalanan sedemikian rupa agar tidak melenceng dari tujuan awal yaitu bersenang-senang, untuk mendapatkan pengalaman baru. jadi untuk melengkapinya hal pertama yang kami lakukan adalah inisiasi orang2 yang akan berangkat kesawarna yang didahului dengan informasi2 yang kami dapat dari orang lain yang pernah kesana sebelumnya serta browsing internet adalah sumber informasi kami. tahap selanjutnya adalah menentukan tanggal keberangkatan dan waktunya dan waktu yang didapat adalah tanggal8 april 2009, jam 8 malam dan ternyata waktu keberangkatan adalah jam10 malam karena harus menunggu motor sigit yang baru selesai di perbaiki dan satu lagi menjemput gemen dari kediamannya. sebelum awal keberangkatan semua logistik keberangkatan kami packing terlebih dahulu diantaranya adalah
a. alat panjat
- tali panjat dinamis
- carabiner
- seling
- sepatu panjat
- hardness
- chockbag
- pengaman sisip
- runner
- ascender dan descender
b. alat masak dan makan
- trangia
- kompor lapangan
- parafin
- spritus
- piring ukuran 1,5m x 0.5 m
- sendok
- cangkir
- alat panggang
c. logistik untuk bivak
- flysheet 1 buah
- tenda dom 1 buah
Setelah itu berangkatlah tim kami yang terdiri dari 8 orang yaitu :
1.Gemen
2.Sigit
3.Sani
4.Freden
5.Bambang
6.Yostal
7.Tetu
8.Yana
dengan mekanisme perjalanan dengan menggunakan motor yang berjumlah 4 buah dan sistem pembiayaan orang yang di motor tersebut membiaayai motor masing2 setelah itu biaya yang dikeluarkan akan dihitung sepulang perjalanan dan dibagi rata.
perjalanan kami adalah tim yang terahir pergi setelah didahului oleh tim ke lawu dan sindoro.estimasi lama perjalanan yang akan ditempuh ini adalah 8-9 jam sampai sawarna tetapi karena kelelahan di perjalanan kamai memutuskan untuk beristirahat di warung kopi pinggir jalan setelah melewati kota suka bumi dan esok paginya. pada jam 8 pagi dilanjutkan perjalanan selama 2 jam perjalanan menuju pelabuhan ratu dan dari situ kira2 1jam lagi menuju pantai sawarna.
sesampainya di pantai sawarna kami mendirikan flysheet sebagian lagi mencari kayu bakar,dan masak makanan malam untuk persiapan esok paginya memanjat tebing.
keesokan paginya kami menuju tebing yang akan kami panjat yang lokasinya tidak jauh dari camp kami kira2 300m


sesampainya disana nah dilakukanlah ormed jalur yang akan kami pakai setelah itu baru persiapan pemasangan pengaman dan yang pasang adalah sani dan gemen serta sigit,dan pemanjatan yang kami lakukan adalah tipe sport dengan 2 hanger meskipun hanya dua hanger tapi memanjatnya cukup sulit karena hanya dapat dilalui dengan crack yang ada dijalur tersebut. pemanjatan pertama dilakukan oleh bambang pojono(celana biru)












pada pemanjatan pertama dia gagal untuk mencapai hanger yang kedua dan mencoba terus hingga berhasil.dan pemanjat selanjutnya adalah yostal yang langsung menyerah pada pemanjatan kedua yang dilakukannya. selanjutnya adalah aku sendiri yaitu pemanjatan dengan teknik konvensional dengan cara menyisipkan kaki kedalam lubang crack meskipun ini sangat berbahaya namun sangan efektif untuk pemanjatan cepat dan berhasil pada pemanjatan pertama.


Gemen sendiri mencobanya namun,setelah gagal pertama dia mengeluarkan alasan telah tua aneh memang orang ini,,,,
tapi untuk penghiburan dia memanjat ke lubang goa yang dekat dengan tebing. yaaaa memang inilah keahliannya,memanjat tanpa pengaman














setelah semuanya selesai aku yang pertama meninggalkan tempat pemanjatan untuk mengambil kelapa muda milik penduduk setempat yaitu kang.....(guide) dan yang lain menuggu di camp setelah aku selesai mengambil kelapa muda,nah dibelah campur dengan nata de coco,dilanjutkan dengan permainan aneh lainnya yaitu pusing2 an,mandi air laut lelah dan tidur besoknya kami pamit ke pak rt setempat.
Perjalanan pulang dimulai dari pantai - pelabuhan ratu - stasiun dekat kaki gunung gede yang sebelumnya dilalui oleh pertengkatran yang salah paham antara aku dan gemen karena perut yang lapar penyebabnya,namun itu semua dilalui denga baik.
Perjalanan yang kami tempuh kira2 9jam baru nyampe ke kampus ITB pada pukul 12.00 malam sesampainya di kampus kami istirahat di sekre tercinta sekre KMPA "ganesha"ITB.

Sedikit Tentang Hari Bumi

Hari Bumi, 22 April

One of Our Day

Kapan saatnya untuk mencintai Bumi? Jika jawabannya hanya tanggal 22 April setiap tahun, itu salah. Setiap manusia sebagai insan yang mampu merasakan rasa memiliki wajib untuk mencintai Bumi dengan seharusnya. Apa artinya ? Setiap insan punya jawaban sendiri.

Hari Bumi pertama kali dilaksanakan pada tanggal 22 April 1970 atas prakasa senator Gaylord Nelson. Ide tentang Hari Bumi ini lahir dari pidatonya di Seattle tahun 1969 tentang desakan untuk memasukkan isu-isu kontroversial, terutama isu lingkungan hidup dalam kurikulum resmi perguruan tinggi yang mengikuti model teach in dalam masalah anti perang. Pidatonya ternyata mendapat dukungan dari masyarakat sipil. Dukungan ini memuncak dengan menggelar peringatan Hari Bumi yang monumental. Majalah TIME memperkirakan bahwa sekitar 20 juta orang turun ke jalan pada 22 April 1970. Nelson mengatakan bahwa ini adalah fenomena ledakan akar rumput yang sangat mencengangkan karena ternyata masyarakat umum sangat peduli terhadap Bumi. Hari Bumi menjadi kesempatan pertama yang digunakan sebagai media penyampaian pesan secara nasional yang serius kepada para politisi untuk bangkit dan melakukan sesuatu.

Analisis ledakan ini muncul karena bergabungnya generasi pemrotes tahun 60-an yang bagian terbesarnya adalah pelajar dan mahasiswa. Hari Bumi pertama di Amerika Serikat merupakan klimaks perjuangan gerakan lingkungan hidup tahun 60-an untuk mendesak masuk isu lingkungan sebagai agenda tetap nasional. Kini peringatan Hari Bumi menjadi sebuah peristiwa global. Para pelaksana peringatan hari bumi menyatukan diri dalam jaringan global masyarakat sipil untuk Hari Bumi yakni EARTH DAY NETWORK yang berpusat di Seattle. Bila Hari Bumi ‘70 pertama paling tidak melibatkan 20 juta manusia di AS, Hari Bumi 1990 melibatkan 200 juta manusia di seluruh dunia, maka pada Hari Bumi 2000 diperkirakan terlibat 500 juta manusia di seluruh dunia dengan jargon “making history - making change”.

Bagaimana dengan Indonesia ?

Hari Bumi seolah menjadi rutinitas tahunan hanya bagi sebagian orang saja di masyarakat kita. Mereka yang menamakan diri sebagai pecinta alam, penggiat alam bebas, pecinta lingkungan, LSM peduli lingkungan dan para akitivis lingkungan lainnya, adalah yang biasanya melakukan peringatan hari Bumi di masyarakat. Kegiatan sebagian kecil anggota masyarakat ini, sedikit banyak memberikan dampak positif bagi masyarakat dan alam meskipun dalam rentang waktu yang sempit. Oleh karena itu, bagaimana tindakan yang seharusnya dilakukan sekarang untuk kelangsungan efek positif hari Bumi di masyarakat ? Bagaimana agar pohon yang ditanam pada hari Bumi ini bisa bertahan hingga waktu terus berlalu ? Bagaimana agar slogan – slogan penyelamatan hari Bumi tidak hilang dari peredaran akal pikiran setiap manusia, bahkan bisa jadi aksi nyata ?

Inilah hal yang perlu diperjuangkan, hari Bumi hanya one of our day. Hari selanjutnya, tetap laksanakan slogan – slogan itu dan aksi –aksi penyelamatan Bumi.


Sumber : anak KMPA " Ganesha "ITB